General Information
Revisi tanggal
2021-11-03
A. Nama produk
n-HEPTANE
1.3 Sinonim:
Dipropyl methane; Heptyl hydride ; Heptane, Septane
nomor CAS
142-82-5
Penggunaan yang relevan
dari bahan atau campuran dan penggunaan yang disarankan terhadap
Nomor Telepon Darurat 24 Jam
+62-21-7588 0205
Icons in SDS
Company Information
perusahaan
PT.Smart-Lab Indonesia
Alamat email
sales@smartlab.co.id
GHS Information
Kata sinyal
Bahaya
Hazard Codes
Pernyataan bahaya (CLP)
H225, H304, H315, H336, H400, H410
Pernyataan bahaya
Kode
Pernyataan
H225
Highly Flammable liquid and vapour
Section 2
Bagian ii - identifikasi risiko
Klasifikasi GHS Klasifikasi bahan atau campuran
Klasifikasi menurut UE
Peraturan (EC) No 1272/2008 Cairan mudah terbakar, Kategori 2, H225 Iritasi kulit, Kategori 2, H315 Toksisitas pada organ sasaran spesifik - paparan tunggal, Kategori 3, Sistem saraf pusat, H336 Bahaya aspirasi, Kategori 1, H304 Toksisitas akuatik akut, Kategori 1, H400 Toksisitas akuatik kronis, Kategori 1, H410 Teks pernyataan-H penuh yang disebutkan dalam Bagian ini, baca Bagian 16.
2.2 Elemen label
Pelabelan menurut Peraturan (EC) No 1272/2008
Kata sinyal
Pernyataan bahaya (s) H225 Cairan dan uap amat mudah menyala. H304 Mungkin fatal jika tertelan dan memasuki saluran/jalan udara. H315 Menyebabkan iritasi kulit. H336 Dapat menyebabkan mengantuk dan pusing. H410 Sangat toksik pada kehidupan perairan dengan efek jangka panjang.
Pernyataan pencegahan
P210 Jauhkan dari panas/percikan/api terbuka /permukaan yang panas. - Dilarang merokok. P233 Jaga wadah tertutup rapat. P273 Hindarkan pelepasan ke lingkungan. P301 + P310 JIKA TERTELAN: Segera hubungi SENTRA INFORMASI KERACUNAN atau dokter/ tenaga medis. P303 + P361 + P353 JIKA TERKENA KULIT (atau rambut): Tanggalkan segera semua pakaian yang terkontaminasi. Bilas kulit dengan air. P331 JANGAN memancing muntah.
2.3 Bahaya lain
Bahaya lain yang tidak dihasilkan dalam klasifikasi GHS: Zat/campuran ini tidak mengandung satu komponen pun yang dianggap baik persisten, bioakumulatif, dan beracun (PBT) maupun sangat persisten dan sangat bioakumulatif (vPvB) pada kadar 0,1% atau lebih.