Catatan: Bahan tercantum dalam daftar bahan kimia terbatas
EC/CAS
68334-30-5
Nama bahan kimia
Fuels, diesel, except if the full refining history is known and it can be shown that the substance from which it is produced is not a carcinogen
Konsentrasi
<=100
EC/CAS
202-049-5/91-20-3
Nama bahan kimia
Naphthalene,3
Konsentrasi
0-0.5
EC/CAS
202-704-5/98-82-8
Nama bahan kimia
Cumol (2022/692)
Konsentrasi
0-0.5
General Information
Version
tanggal 18.10.2016
Revisi tanggal
2016-10-19
A. Nama produk
Shell Diesoline
Pembatasan penggunaan
Produk ini tidak boleh digunakan untuk aplikasi selain yang
pemasok
PT Shell Indonesia
Icons in SDS
Company Information
perusahaan
PT Shell Indonesia
Alamat email
fuelSDS@shell.com
GHS Information
Kata sinyal
Bahaya
Hazard Codes
Pernyataan bahaya (CLP)
H226, H304, H315, H332, H351, H373, H401, H411
Pernyataan bahaya
Kode
Pernyataan
H226
Flammable liquid and vapour
Section 2
Bagian ii - identifikasi risiko
Klasifikasi GHS Klasifikasi GHS Cairan mudah menyala Kategori 3
Bahaya aspirasi
Kategori 1 Toksisitas akut (Penghirupan) Kategori 4 Korosi/iritasi kulit Kategori 2 Karsinogenisitas Kategori 2 Toksisitas pada organ Kategori 2 (Darah, timus, Hati) sasaran spesifik - paparan berulang Toksisitas akuatik akut Kategori 2 Toksisitas akuatik kronis Kategori 2 Elemen label GHS Piktogram bahaya
Kata sinyal
Bahaya Pernyataan Bahaya
Bahaya fisik
H226 Cairan dan uap mudah menyala
Bahaya kesehatan
H304 Mungkin fatal jika tertelan dan memasuki saluran/jalan udara H315 Menyebabkan iritasi kulit H332 Berbahaya jika terhirup H351 Diduga menyebabkan kanker H373 Dapat menyebabkan kerusakan pada organ melalui paparan yang lama atau berulang Darah timus Hati
Bahaya lingkungan
H401 Toksik pada kehidupan perairan H411 Toksik pada kehidupan perairan dengan efek jangka panjang
Pencegahan
P210 Jauhkan dari panas/percikan/api terbuka /permukaan yang panas. Dilarang merokok. P260 Jangan menghirup debu/ asap/ gas/ kabut/ uap/ semburan. P273 Hindarkan pelepasan ke lingkungan. P280 Pakai sarung tangan pelindung /pakaian pelindung /pelindung mata/pelindung wajah. Respons: P301+ P310 JIKA TERTELAN: Segera hubungi PUSAT RACUN/dokter. P331 JANGAN memancing muntah. Bahaya lain di luar yang berperan dalam klasifikasi Dapat terbakar pada permukaan dengan suhu di atas suhu terbakar-sendiri.Uap di bagian atas tangki dan wadah bisa terbakar dan meledak di atas su hu terbakar-sendiri, dimana konsentrasi uap berada dalam rentang mudah terbakar.Material ini adalah akumulator listrik statis.Meskipun telah dipasangi arde dan diikat dengan benar, material ini masih dapat mengakumulasi muatan elektrostatis.Jika muatan yang terakumulasi cukup banyak, dapat terjadi lucutan elektrostatis dan dapat membakar campuran udara-uap yang mudah menyala.Produk ini dimaksudkan untuk digunakan dalam sistem tertutup saja. 3. KOMPOSISI/INFORMASI TENTANG BAHAN PENYUSUN Bahan/Campuran Bahan Sifat kimiawi Campuran kompleks hidrokarbon yang mengandung parafin, sikloparafin ,hidrokarbon aromatik danolefinik dengan nomor karbon utamanya padarentang C9 sampai C25. Mungkin juga mengandung beberapa zat aditif masing-masing dengan kadar <0,1% v/v. Mungkin mengandung pengaya setana (Etil Heksil Nitrat) dengan kadar <0 ,2% v/v. Dapat mengandung ester metil dan etil dari sumber lemak. Mungkin mengandung minyak yang dipecah secara katalitis dimana senyawa aromatik polisiklik, khususnya jenis 3-cincin tetapi ada juga yang 4- sampai 6-cincin.
2.1 Klasifikasi zat atau campuran regulasi (ec) no. 1272/2008 (clp)
Cairan mudah menyala : Kategori 3 Bahaya aspirasi : Kategori 1 Toksisitas akut (Penghirupan) : Kategori 4 Korosi/iritasi kulit : Kategori 2 Karsinogenisitas : Kategori 2 Toksisitas pada organ : Kategori 2 (Darah, timus, Hati) sasaran spesifik - paparan berulang Toksisitas akuatik akut : Kategori 2 Toksisitas akuatik kronis : Kategori 2