Catatan: Bahan tercantum dalam daftar bahan kimia terbatas
General Information
Revisi tanggal
2025-11-17
A. Nama produk
ISOBUTANOL
Penggunaan yang relevan
Kimia
Nomor Telepon Darurat 24 Jam
+62 21 2988 6006, +49 180 2273-112
Icons in SDS
Company Information
perusahaan
PT BASF Indonesia
GHS Information
Kata sinyal
Bahaya
Hazard Codes
Pernyataan bahaya (CLP)
H226, H227, H303+H313, H305, H315, H318, H335, H336
Pernyataan bahaya
Kode
Pernyataan
H226
Flammable liquid and vapour
Section 2
Bagian ii - identifikasi risiko
Klasifikasi dari zat tunggal dan campuran Bahaya pernapasan: Kat.2 Cairan yang mudah terbakar: Kat.3 Toksisitas akut: Kat.5 (oral) Toksisitas akut: Kat.5 (dermal) Iritasi kulit: Kat.2 Kerusakan mata serius: Kat.1 Toksisitas pada organ target tertentu (STOT) setelah paparan tunggal: Kat.3 (Dapat menyebabkan kantuk dan pusing.) Toksisitas pada organ target tertentu (STOT) setelah paparan tunggal: Kat.3 (mengiritasi sistem pernapasan)
Pernyataan bahaya
H226 Cairan dan uap yang mudah terbakar. H318 Menyebabkan kerusakan mata yang serius. H315 Menyebabkan iritasi kulit. H305 Dapat berbahaya terhadap kesehatan jika tertelan dan masuk saluran pernapasan. H336 Dapat menyebabkan ngantuk atau pusing. H335 Dapat mengiritasi saluran pernapasan. H303 + H313 Dapat berbahaya jika tertelan atau terkena kulit
Pencegahan
P280 Kenakan sarung tangan pelindung dan pelindung mata atau wajah. P271 Gunakan hanya di tempat terbuka atau area yang berventilasi baik. P210 Jauhkan dari panas/percikan api/api terbuka/permukaan yang panas - Dilarang merokok. P261 Hindari menghirup kabut atau uap atau percikan. P243 Lakukan tindakan pencegahan terhadap adanya listrik statis. P241 Gunakan peralatan listrik, ventilator, dan lampu yang anti ledakan. P264 Cuci bagian tubuh yang terkontaminasi segera setelah menanganinya. P240 Simpan kontainer dan peralatan penerima di dalam tanah. P242 Gunakan hanya peralatan yang tidak mengeluarkan percikan.
Pernyataan pencegahan
(Respon) P305 + P351 + P338 Jika terkena mata: Bilas hati-hati dengan air selama beberapa menit. Lepaskan lensa kontak, bila menggunakan dan mudah melakukannya. Teruskan membilas. P310 Segera hubungi pusat keracunan atau dokter. P304 + P340 Jika terhirup: Pindahkan korban ke area udara terbuka dan jaga korban agar dapat bernapas dengan nyaman. P303 + P361 + P353 Jika terkena kulit (atau rambut): Segera lepaskan semua pakaian yang terkontaminasi. Bilas kulit dengan air/semprotan air. P331 JANGAN muntah. P362 + P364 Lepaskan pakaian yang terkontaminasi dan cuci sebelum digunakan kembali. P370 + P378 Bila terjadi kebakaran, Gunakan (...) untuk pemadaman.
Penyimpanan
P233 Biarkan kontainer tetap tertutup rapat. P403 + P235 Simpan di tempat yang berventilasi baik. Jaga tetap dingin. P405 Simpan dengan tetap tertutup rapat.
Pembuangan
P501 Buang isi dan wadah ke tempat pengumpulan limbah berbahaya atau khusus. Bahaya lainnya yang tidak mempengaruhi klasifikasi Jika terdapat informasi yang berkaitan tentang bahaya lain yang tidak memiliki klasifikasi tetapi dapat memberikan kontribusi pada bahaya keseluruhan dari bahan atau campuran, akan disediakan dalam bagian ini. Lihat bagian 12 - Hasil dari pengujian PBT dan vPvB. 3. Komposisi/informasi ingredien Sifat kimia Bahan alam: Bahan isobutil alkohol (Kadar (berat/berat): > 99.5 %) Nomer CAS: 78-83-1 Ingredien yang berbahaya n-butanol Kadar (berat/berat): > 0 % - < 0.3 Flam. Liq.: Kat. 3 % Acute Tox.: Kat. 5 (oral) Nomer CAS: 71-36-3 Acute Tox.: Kat. 5 (dermal) Skin Irrit.: Kat. 2 Eye Dam.: Kat. 1 STOT SE: Kat. 3 (drowsiness and dizziness) STOT SE: Kat. 3 (irr. to respiratory syst.) propan-1-ol Kadar (berat/berat): > 0 % - < 0.2 Flam. Liq.: Kat. 2 % Acute Tox.: Kat. 5 (dermal) Nomer CAS: 71-23-8 Eye Dam.: Kat. 1 STOT SE: Kat. 3 (drowsiness and dizziness)
2.1 Klasifikasi zat atau campuran regulasi (ec) no. 1272/2008 (clp)
Bahaya pernapasan: Kat.2 Cairan yang mudah terbakar: Kat.3 Toksisitas akut: Kat.5 (oral) Toksisitas akut: Kat.5 (dermal) Iritasi kulit: Kat.2 Kerusakan mata serius: Kat.1 Toksisitas pada organ target tertentu (STOT) setelah paparan tunggal: Kat.3 (Dapat menyebabkan kantuk dan pusing.) Toksisitas pada organ target tertentu (STOT) setelah paparan tunggal: Kat.3 (mengiritasi sistem pernapasan)