Glufosinate-Ammonium Manufacturing- Use Product

PT BASF Indonesia

Revisi tanggal : 2021-10-25

SDS Library

Pindahkan perpustakaan LDK Anda ke online hari ini

Check Icon
Pengaturan – Pengaturan mudah dengan database kami yang berisi 16 juta+ LDK
Check Icon
Terkini – LDK Anda diperbarui ke versi terbaru.
Check Icon
Akses karyawan – Tablet, smartphone, atau tautan dari intranet perusahaan
Check Icon
Keamanan – Akses dengan satu klik ke informasi pertolongan pertama.
Check Icon
Label – Buat label wadah sekunder dengan satu klik.
GHS09
Peringkat risiko kesehatan 5
Peringkat risiko keselamatan 1
Peringkat risiko lingkungan 5

Catatan: Bahan tercantum dalam daftar bahan kimia terbatas

EC/CAS

77182-82-2

Nama bahan kimia

Glufosinat-Ammonium (ISO); Ammonium-2-amino-4-(hydroxymethylphosphinyl)butyrat (790/2009)

Konsentrasi

50 %

General Information

Revisi tanggal

2021-10-25

A. Nama produk

Glufosinate-Ammonium Manufacturing- Use Product

Penggunaan yang relevan

technical preconcentrate

Nomor Telepon Darurat 24 Jam

+62 21 2988 6006, +49 180 2273-112

Icons in SDS

GHS09 M004 M008 M009 M010 M017 M026

Company Information

perusahaan

PT BASF Indonesia

GHS Information

Kata sinyal

Bahaya

Hazard Codes

Pernyataan bahaya (CLP)

H303+H313+H333, H360, H370, H373, H400, H410

Section 2

Bagian ii - identifikasi risiko

Klasifikasi dari zat tunggal dan campuran Toksisitas akut Kat. 5 (oral) Toksisitas akut Kat. 5 (Terhirup - embun) Toksisitas akut Kat. 5 (dermal) Beracun terhadap reproduksi Kat. 1B (kesuburan) Beracun terhadap reproduksi Kat. 2 (janin) Toksisitas pada organ target tertentu (STOT) setelah paparan tunggal (Sistem saraf) Kat. 1 STOT paparan berulang. (Sistem saraf): Kat. 2 Berbahaya terhadap lingkungan perairan - akut: Kat. 1 Berbahaya terhadap lingkungan perairan - kronis: Kat. 1

Pernyataan bahaya

H360 Dapat mengganggu kesuburan. Dugaan gangguan janin. H303 + H313 + H333 Dapat berbahaya jika tertelan, kontak dengan kulit, atau tertelan H370 Menyebabkan kerusakan pada organ-organ tubuh (Sistem saraf). H373 Dapat menyebabkan kerusakan pada organ-organ tubuh (Sistem saraf) melalui pajanan berulang atau berkepanjangan. H400 Sangat beracun terhadap biota perairan. H410 Sangat beracun terhadap biota perairan dengan efek selamanya.

Pencegahan

P273 Hindari membuang ke lingkungan. P280 Gunakan sarung tangan pengaman, pakaian pelindung, dan pelindung mata/wajah. P260 Jangan menghirup kabut atau uapnya. P201 Dapatkan istruksi khusus sebelum menggunakannya. P202 Jangan menangani produk sampai semua tindakan keselamatan sudah dibaca dan dimengerti. P270 Jangan makan, minum atau merokok sewaktu menggunakan produk ini. P264 Setelah penanganan, cuci bersih bagian tubuh yang terkontaminasi.

Pernyataan pencegahan

(Respon) P308 + P311 Jika terpapar atau terkena: Hubungi pusat keracunan atau dokter. P302 + P312 JIKA TERKENA KULIT: Hubungi PUSAT KERACUNAN atau dokter jika Anda merasa tidak nyaman. P391 Kumpulkan tumpahan.

Penyimpanan

P405 Simpan dengan tetap tertutup rapat.

Pembuangan

P501 Buang isi dan wadah ke tempat pengumpulan limbah berbahaya atau khusus. Bahaya lainnya yang tidak mempengaruhi klasifikasi Lihat bagian 12 - Hasil dari pengujian PBT dan vPvB. Jika terdapat informasi yang berkaitan tentang bahaya lain yang tidak memiliki klasifikasi tetapi dapat memberikan kontribusi pada bahaya keseluruhan dari bahan atau campuran, akan disediakan dalam bagian ini. 3. Komposisi/informasi ingredien Sifat kimia Konsentrat teknis Ingredien yang berbahaya Butanoic acid, 2-amino-4-(hydroxymethylphosphinyl)-, monoammonium salt Kadar (berat/berat): 50 % Acute Tox.: Kat. 4 (terhirup - debu) Nomer CAS: 77182-82-2 Acute Tox.: Kat. 4 (oral) Acute Tox.: Kat. 4 (dermal) Repr.: Kat. 1B (fertility) Repr.: Kat. 2 (unborn child) STOT SE (Sistem saraf): Kat. 1 STOT RE (Sistem saraf): Kat. 2 Aquatic Acute: Kat. 1 Aquatic Chronic: Kat. 1 Faktor M akut: 1 Faktor M kronis: 1

2.1 Klasifikasi zat atau campuran regulasi (ec) no. 1272/2008 (clp)

Toksisitas akut: Kat. 5 (oral) Toksisitas akut: Kat. 5 (Terhirup - embun) Toksisitas akut: Kat. 5 (dermal) Beracun terhadap reproduksi: Kat. 1B (kesuburan) Beracun terhadap reproduksi: Kat. 2 (janin) Toksisitas pada organ target tertentu (STOT) setelah paparan tunggal (Sistem saraf): Kat. 1 STOT paparan berulang. (Sistem saraf): Kat. 2 Berbahaya terhadap lingkungan perairan - akut: Kat. 1 Berbahaya terhadap lingkungan perairan - kronis: Kat. 1

SDS Library

Pindahkan perpustakaan LDK Anda ke online hari ini

Check Icon
Pengaturan – Pengaturan mudah dengan database kami yang berisi 16 juta+ LDK
Check Icon
Terkini – LDK Anda diperbarui ke versi terbaru.
Check Icon
Akses karyawan – Tablet, smartphone, atau tautan dari intranet perusahaan
Check Icon
Keamanan – Akses dengan satu klik ke informasi pertolongan pertama.
Check Icon
Label – Buat label wadah sekunder dengan satu klik.