Catatan: Bahan tercantum dalam daftar bahan kimia terbatas
EC/CAS
9005-25-8
Nama bahan kimia
Starch
Konsentrasi
>=10-<30
EC/CAS
14807-96-6
Nama bahan kimia
Talc
Konsentrasi
<10
General Information
Revisi tanggal
2025-04-14
A. Nama produk
Propentofylline Formulation
1.3 Sinonim:
Vivitonin (A005114) VIVITONIN 50 TABLETS FOR AGED DOGS (51394) VIVITONIN 100 TABLETS FOR AGED DOGS (49892)
Pembatasan penggunaan
Tidak berlaku
Nomor Telepon Darurat 24 Jam
1-908-423-6000
Icons in SDS
Company Information
perusahaan
MSD
Alamat email
EHSDATASTEWARD@msd.com
GHS Information
Kata sinyal
Awas
Hazard Codes
Pernyataan bahaya (CLP)
H302, H373
Pernyataan bahaya
Kode
Pernyataan
H302
Harmful if swallowed
Section 2
Bagian ii - identifikasi risiko
Klasifikasi GHS Klasifikasi GHS Toksisitas akut (Oral) : Kategori 4 Toksisitas pada organ sasaran spesifik - paparan berulang (Oral) : Kategori 2
Kata sinyal
Awas
Pernyataan bahaya
H302 Berbahaya jika tertelan. H373 Dapat menyebabkan kerusakan pada organ melalui paparan yang lama atau berulang jika tertelan.
Pencegahan
P260 Jangan menghirup debu. P264 Cuci kulit dengan seksama setelah menangani. P270 Jangan makan, minum atau merokok pada saat menggunakan produk ini. Respons: P301 + P312 + P330 JIKA TERTELAN: Telponlah ke PUSAT RACUN/ dokter bila anda merasa tidak sehat. Berkumurlah. P314 Dapatkan nasehat/ perhatian medis jika kamu merasa tidak sehat.
Pembuangan
P501 Buang isi/ wadah ke tempat pembuangan limbah yang disetujui.
Informasi tambahan
Persentase campuran berikut terdiri dari bahan-bahan dengan bahaya terhadap lingkungan air yang tidak diketahui: 50 % Bahaya lain di luar yang berperan dalam klasifikasi Debu yang mengenai mata dapat menyebabkan iritasi mekanis. Kontak dengan debu dapat menyebabkan iritasi mekanis atau pengeringan kulit. Bisa membentuk konsentrasi debu yang mudah terbakar di udara selama pemprosesan, penanganan atau dengan cara lainnya. 3. KOMPOSISI/INFORMASI TENTANG BAHAN PENYUSUN Bahan/Campuran
2.1 Klasifikasi zat atau campuran regulasi (ec) no. 1272/2008 (clp)
Toksisitas akut (Oral) : Kategori 4 Toksisitas pada organ : Kategori 2 sasaran spesifik - paparan berulang (Oral)