Catatan: Bahan tercantum dalam daftar bahan kimia terbatas
EC/CAS
108-88-3
Nama bahan kimia
Toluene
Konsentrasi
>=0.25-<2.5
General Information
Revisi tanggal
2025-04-14
A. Nama produk
Flumethrin (1%) Formulation
Pembatasan penggunaan
Tidak berlaku
Nomor Telepon Darurat 24 Jam
1-908-423-6000
Icons in SDS
Company Information
perusahaan
MSD
Alamat email
EHSDATASTEWARD@msd.com
GHS Information
Kata sinyal
Bahaya
Hazard Codes
Pernyataan bahaya (CLP)
H226, H302, H304, H311, H315, H319, H360D, H371, H373, H412
Pernyataan bahaya
Kode
Pernyataan
H226
Flammable liquid and vapour
Section 2
Bagian ii - identifikasi risiko
Klasifikasi GHS Klasifikasi GHS Cairan mudah menyala Kategori 3 Toksisitas akut (Oral) Kategori 4 Toksisitas akut (Kulit) Kategori 3 Korosi/iritasi kulit Kategori 2 Kerusakan mata serius/iritasi Kategori 2A pada mata Toksisitas terhadap Kategori 1B reproduksi Toksisitas pada organ Kategori 2 sasaran spesifik - paparan tunggal (Oral) Toksisitas pada organ Kategori 2 (Sistem pendengaran) sasaran spesifik - paparan berulang Toksisitas pada organ Kategori 2 sasaran spesifik - paparan berulang (Oral)
Bahaya aspirasi
Kategori 1 Bahaya akuatik kronis atau Kategori 3 jangka panjang Elemen label GHS Piktogram bahaya
Kata sinyal
Bahaya Pernyataan Bahaya H226 Cairan dan uap mudah menyala H302 Berbahaya jika tertelan H304 Mungkin fatal jika tertelan dan memasuki saluran/jalan udara H311 Toksik jika terkena kulit H315 Menyebabkan iritasi kulit H319 Menyebabkan iritasi mata yang serius H360D Dapat merusak janin H371 Dapat menyebabkan kerusakan pada organ jika tertelan H373 Dapat menyebabkan kerusakan pada organ melalui paparan yang lama atau berulang jika tertelan H373 Dapat menyebabkan kerusakan pada organ (Sistem pendengaran) melalui perpanjangan atau paparan berulang H412 Berbahaya pada kehidupan perairan dengan efek jangka panjang
Pencegahan
P201 Dapatkan instruksi spesial sebelum menggunakannya. P202 Jangan menanganinya sampai seluruh peringatan keamanan dibaca dan dipahami. P210 Jauhkan dari panas/ percikan/ api terbuka/ permukaan yang panas. Dilarang merokok. P233 Jaga wadah tertutup rapat. P241 Gunakan peralatan listrik/ ventilasi/ lampu yang tahan ledakan. P242 Gunakan hanya alat yang tidak memicu percikan api. P243 Lakukan dengan hati-hati tindakan melawan lucutan statis. P260 Jangan menghirup kabut atau uap. P264 Cuci kulit dengan seksama setelah menangani. P270 Jangan makan, minum atau merokok pada saat menggunakan produk ini. P273 Hindarkan pelepasan ke lingkungan. P280 Pakai sarung tangan pelindung/ pakaian pelindung/ pelindung mata/ pelindung wajah. Respons: P301 + P310 JIKA TERTELAN: Segera hubungi SENTRA INFORMASI KERACUNAN atau dokter/ tenaga medis. P302 + P352 + P312 JIKA TERKENA KULIT: Cucilah dengan air yang banyak. Hubungi SENTRA INFORMASI KERACUNAN atau dokter/ enaga medis jika kamu merasa tidak sehat. P303 + P361 + P353 JIKA TERKENA KULIT (atau rambut): Tanggalkan segera seluruh pakaian yang terkontaminasi. Bersihkan kulit dengan air/mandi. P305 + P351 + P338 JIKA TERKENA MATA Bilas dengan seksama dengan air untuk beberapa menit. Lepaskan lensa kontak jika memakainya dan mudah melakukannya.Lanjutkan membilas. P308 + P311 Jika terpapar atau khawatir terpapar: Hubungi PUSAT RACUN atau dokter. P331 JANGAN memancing muntah. P332 + P313 Jika terjadi iritasi pada kulit: Cari pertolongan medis. P337 + P313 Jika iritasi mata tidak segera sembuh: Cari pertolongan medis. P361 + P364 Tanggalkan pakaian yang terkominasi dan cuci sebelum dipakai kembali.
Penyimpanan
P403 + P235 Simpan di tempat berventilasi baik. Jaga tetap dingin. P405 Simpan di tempat terkunci.
Pembuangan
P501 Buang isi/ wadah ke tempat pembuangan limbah yang disetujui. Bahaya lain di luar yang berperan dalam klasifikasi Uap dapat membentuk campuran mudah-meledak dengan udara. 3. KOMPOSISI/INFORMASI TENTANG BAHAN PENYUSUN Bahan/Campuran
2.1 Klasifikasi zat atau campuran regulasi (ec) no. 1272/2008 (clp)
Cairan mudah menyala : Kategori 3 Toksisitas akut (Oral) : Kategori 4 Toksisitas akut (Kulit) : Kategori 3 Korosi/iritasi kulit : Kategori 2 Kerusakan mata serius/iritasi : Kategori 2A pada mata Toksisitas terhadap : Kategori 1B reproduksi Toksisitas pada organ : Kategori 2 sasaran spesifik - paparan tunggal (Oral) Toksisitas pada organ : Kategori 2 (Sistem pendengaran) sasaran spesifik - paparan berulang Toksisitas pada organ : Kategori 2 sasaran spesifik - paparan berulang (Oral) Bahaya aspirasi : Kategori 1 Bahaya akuatik kronis atau : Kategori 3 jangka panjang