Catatan: Bahan tercantum dalam daftar bahan kimia terbatas
EC/CAS
201-134-4/78-70-6
Nama bahan kimia
1,6-Octadien-3-ol, 3,7-dimethyl
Konsentrasi
<= 100 %
General Information
Version
tanggal 03.12.2021
Revisi tanggal
2022-01-04
A. Nama produk
Linalool untuk sintesis
Identitas bahan :
dan Perusahaan
nomor CAS
78-70-6
Penggunaan yang relevan
dari bahan atau campuran yang diidentifikasi dan
Nomor Telepon Darurat 24 Jam
001-803-017-9114
Icons in SDS
Company Information
perusahaan
Merck KGaA
Alamat email
TechnicalService@merckgroup.com
GHS Information
Kata sinyal
Awas
Hazard Codes
Pernyataan bahaya (CLP)
H315, H317, H319
Pernyataan bahaya
Kode
Pernyataan
H315
Causes skin irritation
Section 2
Bagian ii - identifikasi risiko
Peraturan (EC) No. 1272/2008 Klasifikasi bahan atau campuran Klasifikasi
2.2 Elemen label
Pelabelan
Kata sinyal
Awas Awas
Pernyataan bahaya
Hazard (s) H315 Menyebabkan iritasi kulit. H317 Dapat menyebabkan reaksi alergi pada kulit. H319 Menyebabkan iritasi mata yang serius. tidak ada Tambahan Pelabelan dikurangi (<= 125 ml) Hazard (s) H317 Dapat menyebabkan reaksi alergi pada kulit. tidak ada Tambahan
Pernyataan pencegahan
P261 Hindari menghirup debu/ asap/ gas/ kabut/ uap/ semburan. P264 Cuci kulit dengan seksama setelah menangani. P272 Pakaian kerja yang terkontaminasi tidak boleh dibawa keluar dari tempat kerja. P280 Kenakan sarung tangan/ pelindung mata/ pelindung wajah. P302 + P352 JIKA TERKENA KULIT: Cucilah dengan air yang banyak. P305 + P351 + P338 JIKA TERKENA MATA : Bilas dengan seksama dengan air untuk beberapa menit. Lepaskan lensa kontak jika memakainya dan mudah melakukannya.Lanjutkan membilas. P261 Hindari menghirup debu/ asap/ gas/ kabut/ uap/ semburan. P272 Pakaian kerja yang terkontaminasi tidak boleh dibawa keluar dari tempat kerja. P302 + P352 JIKA TERKENA KULIT: Cucilah dengan air yang banyak.
2.3 Bahaya lain
Zat/campuran ini tidak mengandung satu komponen pun yang dianggap baik persisten, bioakumulatif, dan beracun (PBT) maupun sangat persisten dan sangat bioakumulatif (vPvB) pada kadar 0,1% atau lebih.