Catatan: Bahan tercantum dalam daftar bahan kimia terbatas
EC/CAS
123-86-4
Nama bahan kimia
acetic acid, butyl ester
Konsentrasi
25-<50
EC/CAS
111-76-2
Nama bahan kimia
Ethylene glycol monobutyl ether (EGBE)
Konsentrasi
5-<10
EC/CAS
108-10-1
Nama bahan kimia
4-methylpentan-2-one; isobutyl methyl ketone (MIBK)
Konsentrasi
5-<10
EC/CAS
91-20-3
Nama bahan kimia
Naphthalene,3
Konsentrasi
3-<5
General Information
Revisi tanggal
2018-04-01
A. Nama produk
CD PRIMER MB THINNER
1.3 Sinonim:
Tidak tersedia
Penggunaan yang relevan
Pelapisan. Cat. Bahan terkait-pengecatan Data rinci mengenai PT.PPG INDONESIA, CIMB Niaga Building – Lippo Cikarang, Jalan MH. Thamrin
pemasok
Kav.107
Nomor Telepon Darurat 24 Jam
001-803-017-9114
Icons in SDS
Company Information
perusahaan
Kav.107
GHS Information
Kata sinyal
Berbahaya
Hazard Codes
Pernyataan bahaya (CLP)
H224, H332, H336, H351
Pernyataan bahaya
Kode
Pernyataan
H224
Extremely flammable liquid and vapour
Section 2
Bagian ii - identifikasi risiko
2.1 Klasifikasi zat atau campuran regulasi (ec) no. 1272/2008 (clp)
CAIRAN MUDAH MENYALA - Kategori 2 (senyawa / campuran) TOKSISITAS AKUT (penghirupan) - Kategori 4 KERUSAKAN MATA SERIUS/IRITASI PADA MATA - Kategori 2A KARSINOGENISITAS - Kategori 2 TOKSISITAS PADA ORGAN SASARAN SPESIFIK SETELAH PAPARAN TUNGGAL (Efek narkotik) - Kategori 3 BAHAYA ASPIRASI - Kategori 1 BAHAYA AKUATIK KRONIS ATAU JANGKA PANJANG - Kategori 2 Persentase campuran yang terdiri dari bahan/bahan-bahan dengan toksisitas yang tidak diketahui: 9.4% (kulit), 42.2% (Penghirupan) Persentase campuran yang terdiri dari bahan/bahan-bahan bahaya terhadap lingkungan akuatik yang tidak diketahui: 56.9%
Bahaya aspirasi
Kategori 1 AKUATIK KRONIS ATAU JANGKA PANJANG - Kategori 2 Persentase campuran yang terdiri dari bahan/bahan-bahan dengan toksisitas yang tidak diketahui: 9.4% (kulit), 42.2% (Penghirupan) Persentase campuran yang terdiri dari bahan/bahan-bahan bahaya terhadap lingkungan akuatik yang tidak diketahui: 56.9% Elemen label termasuk pernyataan kehati-hatian
Kata sinyal
Berbahaya
Pernyataan bahaya
Cairan dan uap sangat mudah menyala. Berbahaya bila terhirup. Menyebabkan iritasi serius pada mata. Diduga menyebabkan kanker. Mungkin fatal jika tertelan dan masuk saluran pernafasan. Dapat menyebabkan mengantuk atau pusing. Beracun terhadap kehidupan akuatik dengan efek jangka panjang.
Pencegahan
Dapatkan instruksi khusus sebelum digunakan. Jangan lakukan apa pun sebelum petunjuk keselamatan dibaca dan dipahami. Kenakan sarung tangan pelindung. Kenakan pelindung mata atau wajah. Kenakan pakaian pelindung. Jauhkan dari panas, permukaan panas, percikan, nyala api, dan sumber penyulutan lainnya. Dilarang merokok. Gunakan peralatan elektrik, ventilasi, pencahayaan dan peralatan lain yang tahan ledakan. Hanya gunakan peralatan yang tidak menimbulkan percikan. Lakukan tindakan pencegahan untuk mengantisipasi listrik statis. Pastikan wadah tertutup rapat. Gunakan hanya di udara terbuka atau di area dengan ventilasi yang baik. Hindari pelepasan ke lingkungan. Hindari menghirup uap. Cuci tangan dengan bersih setelah penanganan.
Tanggapan
Kumpulkan tumpahan. JIKA terpapar atau khawatir: Dapatkan nasihat medis. JIKA TERHIRUP: Pindahkan korban ke udara segar dan menjaga nyaman untuk bernafas. Hubungi Pusat Penanggulangan Keracunan atau tenaga medis jika anda merasa kurang sehat. JIKA TERTELAN: Segera hubungi Pusat Penanggulangan Keracunan atau tenaga medis. JANGAN merangsang muntah. JIKA TERKENA KULIT (atau rambut): Segera tanggalkan semua pakaian yang terkontaminasi. Cuci kult dengan air atau pancuran. JIKA TERKENA MATA: Bilas secara hati-hati dengan air selama beberapa menit. Lepaskan lensa kontak jika memakainya dan mudah dilakukan. Lanjutkan membilas. Jika iritasi mata berlanjut: Dapatkan nasihat medis.
Penyimpanan
Simpan di tempat terkunci. Simpan di tempat berventilasi baik. Simpan ditempat sejuk.
Pembuangan
Buang isi dan wadah sesuai dengan peraturan lokal, regional, nasional dan internasional. Bahaya lain di luar yang berperan dalam klasifikasi : Kontak yang lama atau berulang-ulang bisa mengeringkan kulit dan menyebabkan iritasi.