General Information
A. Nama produk
Catalyst BL 890
No. CAS
75-13-8
Icons in SDS
Company Information
syarikat
PT. SIMUT SAKTI
GHS Information
Signal word
Bahaya
Hazard Codes
Hazard statements (CLP)
H226, H241, H304, H315+H317, H319, H335, H373
Hazard statements
Code
Statements
H226
Flammable liquid and vapour
Section 2
2.1 Pengelasan ghs
Kesehatan : kategori 3 Cairan mudah terbakar : kategori 2 Elemen-elemen label GHS Simbol-simbol Kata Petunjuk
Penyataan bahaya
Fisik H226 Cairan dan uap yang mudah terbakar. H241 Pemanasan dapat menyebabkan kebakaran atau ledakan. H304 Dapat berakibat fatal jika tertelan dan memasuki saluran udara. H315 + H317 Menyebabkan iritasi kulit dan reaksi alergi pada kulit. H319 Menyebabkan gangguan mata berat H335 Dapat menyebabkan iritasi pernapasan H373 Dapat menyebabkan kerusakan pada organ (Ginjal) melalui pemaparan yang berkepanjangan atau berulang jika tertelan.
Pencegahan
P210 Jauhkan dari panas, permukaan panas, percikan api, nyala api terbuka dan sumber nyala lainnya. Dilarang Merokok. P260 Jangan menghirup debu/asap/gas/kabut/uap/semprotan. P264 Cuci tangan, lengan, dan wajah dengan seksama setelah memegang. P280 Pakailah pelindung mata, pelindung wajah, pakaian pelindung, sarung tangan pelindung. P301 + P312 + P330 Jika tertelan : Hubungi pusat racun / dokter jika Anda merasa tidak sehat. Bilas mulut. P302 + P352 Jika terkena kulit: Cuci dengan banyak air P305 + P351 + P338 Jika terkena mata : Lepaskan lensa kontak jika ada dan mudah dilakukan. Bilas terus menerus dengan air selama beberapa menit
Maklumat label tambahan
Tidak ada III. KOMPOSISI/KETERANGAN KANDUNGAN BAHAN Jenis komposisi : Isocyanate Identifikasi lainnya : Polyurethane Group Nomor CAS / pengenal lainnya : 75-13-8 Zat-zat yang merupakan bahaya bagi kesehatan ataupun terhadap lingkungan sesuai dengan pengertian yang terkandung dalam Dangerous Substance Directive (Petunjuk Mengenai Zat Berbahaya) 67/548/EEC. IV. TINDAKAN PERTOLONGAN PERTAMA Saran umum : Jika gejala berlanjut atau jika ragu-ragu, segera minta pertolongan medis. Terhirup : Pindahkan korban ke tempat berudara segar. Jika batuk atau terjadi gejala pernafasan lainnya, segera dapatkan perawatan medis. Jika tidak bernafas berikan pernafasan buatan, jika sulit bernafas berikan oksigen. Segera hubungi dokter. Kontak Kulit : Segera cuci dengan sabun dan air yang banyak sambil melepaskan pakaian dan sepatu yang terkontaminasi. Cuci bersih pakaian yang terkontaminasi sebelum digunakan kembali. Jika iritasi berlanjut, segera hubungi dokter. Kontak Mata : Cuci dengan air yang banyak selama setidaknya 15 menit dengan membuka kedua kelopak mata. Jika iritasi berlanjut, segera hubungi dokter. Tertelan : Bilas mulut dengan air yang banyak. Jangan mengusahakan muntah tanpa petunjuk dari dokter untuk menghindari muntahan teraspirasi ke paru-paru. Segera dapatkan perawatan medis. V. TINDAKAN PEMADAMAN KEBAKARAN Media Pemadam Gunakan semprotan air, busa tahan-alkohol, bahan kimia kering atau karbon dioksida. Bahaya Spesifik Dari Bahan : Jika mengalami panas atau terbakar, maka tekanan di dalam wadah bisa menyebabkan wadah pecah dan meledak. Kontaminasi bahan ini dengan air akan mengganggu kehidupan akuatik, maka pastikan bekas penanganan terhadap kebakaran tidak mencemari saluran atau badan air.